Saturday, 22 July 2017

Home » Other News » Perubahan Iklim Bikin Kita Susah Tidur
31 May 2017 - 06:23:39 WIB
Perubahan Iklim Bikin Kita Susah Tidur
Posted by : Administrator
Category: Other News - View : 86


BerandaBeritaLingkungan    2017 / Mei / 31   06:16

Perlahan tapi pasti, dampak perubahan iklim kini mulai mempengaruhi kehidupan sehari-hari manusia di Bumi.

Perubahan Iklim Bikin Kita Susah Tidur
Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances mengungkapkan, perubahan iklim membuat kita sulit tidur di malam hari atau sekadar beristirahat. (Thinkstock)

Tanpa disadari, perubahan iklim telah mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari. Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances mengungkapkan, perubahan iklim membuat kita sulit tidur di malam hari atau sekadar beristirahat.

Nick Obradovich, peneliti Harvard Kennedy School dan Massachusetts Institute of Technology’s Media Lab, bersama rekan-rekannya melakukan survey pada 765.000 penduduk Amerika. Salah satu pertanyaan yang mereka ajukan pada partisipan adalah, “Selama 30 hari terakhir, berapa hari Anda merasa tidak cukup istirahat atau kurang tidur?”

Para peneliti kemudian mencocokkan respon para partisipan dengan informasi suhu stasiun cuaca untuk melihat apakah partisipan terpapar suhu hangat tak lazim selama mereka berusaha tidur. Dari informasi ini, para peneliti mengkalkulasi bahwa setiap kenaikan suhu malam hari sebesar satu derajat Celsius, menyamai tiga malam kurang tidur pada setiap seratus orang tiap bulannya.

Dampak negatif ini bahkan lebih parah saat musim panas dan lebih akut pada orang berusia di atas 65 tahun serta orang-orang yang berpenghasilan kurang dari 50.000 dolar AS pertahun. Para lansia ini lebih rentan terserang penyakit yang terkait dengan suhu panas, sementara kelompok orang dengan pendapatan rendah mungkin tak bisa membeli alat pendingin ruangan.

“Tidur merupakan komponen penting dalam kesehatan manusia. Kurang tidur dapat menyebabkan seseorang lebih rentan terserang penyakit kronis, dan dapat membahayakan kondisi psikologis serta fungsi kognitif,” ujar Obradovich seperti dikutip dari Eurekalert, Selasa (30/05/2017).

Ia menambahkan, penelitian ini menunjukkan bahwa bukan hanya suhu lingkungan yang berperan mengganggu tidur, tetapi perubahan iklim juga bisa memperparah kondisi dengan meningkatkan level kurang tidur.

Lalu, apa yang akan terjadi jika suhu Bumi terus meningkat?

Berdasarkan proyeksi iklim NASA Earth Exchange untuk tahun 2050 dan 2099, para peneliti menemukan bahwa korelasi antara perubahan iklim dan tidur akan semakin memburuk.

Mereka mengatakan, suhu yang menghangat dapat menyebabkan tambahan enam malam tidur bermasalah untuk setiap 100 orang pada 2050, dan meningkat hingga 14 malam pada 2099 mendatang.

“Amerika Serikat suhunya sedang, dan secara global cukup mapan,” kata Obradovich. Kemudian ia melanjutkan, “Kami tidak punya data tidur dari penduduk seluruh dunia, tapi dengan mengasumsikan pola serupa, kita dapat membayangkan pada tempat-tempat yang lebih hangat atau miskin atau keduanya, dampaknya akan jauh lebih buruk.”

(Lutfi Fauziah)




0 Comment :



Comment Form :
Name :
Website :
Comment
 
 (Fill 6 codes)